This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Pages


Kamis, 03 Oktober 2013

Saat Cowok Jatuh Cinta....

Mau tahu apa yang mereka rasakan saat jatuh cinta? Ternyata nggak beda jauh dengan kita, tuh.

Buta sementara
Biar lewat cewek seksi, keren dan cantik, mereka nggak akan menoleh. Bahkan nggak akan nyadar. Di hati dan pikiran mereka cuma ada kita, sih!

You've got mail!
Tahu nggak, dia perlu waktu sampai dua jam mikirin dan membalas isi e-mail yang kita kirim.

Dag-dig-dug
Mereka pengen menelepon kita setiap dua jam! Mereka juga setengah mati mikirin teks atau topik asyik yang bisa dipakai untuk alasan mengirim SMS atau BBM kepada kita. Setelahnya, mereka akan deg-degan menunggu balasan kita.

Bertanya-tanya
Sambil terus pdkt, mereka dalam hati menduga-duga kita membalas perhatiannya karena suka juga atau karena senang berteman. 

Makanan Terlarang Saat Kencan Pertama

















Kencan pertama jadi momen yang pas untuk menilai satu sama lain. Kesalahan sedikit aja bisa bikin hubungan nggak berlanjut ke tahap pacaran. Nah, kalau nggak mau kencan pertama kita berantakan karena si dia il-feel melihat kita makan, hindari memesan beberapa menu berikut.


Kepiting
Kedua tangan kita akan kotor karena harus memecahkan seluruh cangkangnya. Makin parah karena kita harus menyedot daging di dalamnya. Jauh dari kesan anggun, tuh.

Spageti
Suara yang ditimbulkan ketika kita menyeruput mi Italia ini bisa mengganggu si dia. Belum lagi lagi jika sausnya berlepotan di sekitar mulut kita. Sempurna... joroknya. 

Yakiniku
Meja makan akan berantakan karena tetesan bumbu daging yang siap dipanggang.  Kemahiran kita mengolah daging agar matang sempurna juga sangat diperlukan. Dia bisa melihat, tuh, kita tipe cewek yang berantakan atau nggak dari cara kita memasak.

Burger
Mau makan langsung ataupun menggunakan garpu dan pisau, hasilnya sama saja: berantakan. Saus, mayones, dan segala macam isi burger gampang berceceran.

Makanan superpedas
Meskipun kita suka banget makanan pedas, tetap ketahui batasnya. Jangan sampai memesan makanan dengan tingkat pedas yang bikin kita sulit bicara karena mulut terasa panas. Apalagi jika membuat kita mengeluarkan banyak keringat. 

Porsi Mini

Memang, sih, kita nggak mau terlihat rakus di depan si dia. Tapi memesan makanan dengan porsi sangat sedikit—atau bahkan hanya salad—bisa membuat kita terlihat nggak bisa menikmati hidup. Lebih baik pilih makanan dengan porsi standar.

Trik Redakan Emosi Si Dia

















Pertengkaran dalam hubungan memang sesuatu yang nggak bisa dihindari. Tapi gimana jadinya kalau kita yang berbuat salah dan bikin si dia marah? Agar suasana mendingin, redakan emosinya dengan cara…

Nggak membela diri
Mengakui kesalahan dan langsung minta maaf adalah langkah paling bijak. Hal ini membuat dia berpikir kita menyesal dan berusaha memperbaiki keadaan. Nggak perlu mencari alasan yang membenarkan perbuatan kita agar nggak dianggap membela diri.

Beri waktu
Ketika marah, si dia pasti butuh waktu untuk menenangkan diri. Terus-menerus mendesaknya untuk memaafkan kita malah akan menyulut emosinya. Jika kesalahan yang kita lakukan masih dalam batas wajar, waktu yang dia butuhkan nggak akan lama, kok.

Nggak ‘balas dendam’
Jangan sampai karena nggak mau sendirian sebagai sebagai ‘tersangka’, kita malah mengungkit kesalahan yang pernah dia lakukan. Hei, saat ini sumber masalahnya adalah kita, bukan si dia. Nggak perlu melempar tanggung jawab, ah.

Membuat lelucon
Meskipun lelucon yang kita buat nggak lucu, biasanya pria akan tetap tersenyum karena melihat usaha kita membuatnya tertawa. Namun, lakukan hal ini ketika si dia sudah tenang, ya…

Sentuhan dan pelukan
Berbicara sambil menyentuh tangannya atau memeluknya dari belakang bisa membuat perasaannya lebih tenang. Cara ini dijamin ampuh meredakan emosinya.

5 Pertanyaan Taktis Saat Kencan

5 Pertanyaan Taktis Saat Kencan Citacinta
Biasanya acara nge-date pertama selalu bikin grogi. Kita dan si dia bisa sama-sama jaim, atau bahkan jadi salting. Nah, agar suasana nggak garing, coba tanyakan hal-hal ini, deh. Kita juga jadi lebih tahu tentang dia, kan? 

Punya saudara?
Pertanyaan ini simpel banget. Tapi dari pertanyaan ini akan mengalir cerita-cerita lain. Kita juga jadi tahu tentang kedekatan dia dan keluarganya. Sst, family man is double bonus!

Hobi kamu apa, sih?
Dari pertanyaan ini, kita akan tahu karakter aslinya. Siapa tahu, kan kita dan dia punya minat yang sama. Setelah nge-date pertama, langsung, deh melakukan hobi bersama.

Pernah patah hati nggak?
Nggak masalah, kok, menanyakan tentang hubungan percintaan di acara nge-date pertama. Dari pertanyaan ini, kita justru akan tahu bagaimana dia memandang sebuah hubungan. Apakah dia tipe cuek atau mungkin sangat sensitif.

Berapa lama biasanya pacaran?
Nah, pertanyaan ini menjurus tentang komitmen dia terhadap pacaran. Kalau ternyata dia terbiasa pacaran lama, si dia bisa jadi tipe cowok serius dalam berhubungan, tapi kalau si dia hanya berpacaran dalam hitungan bulan, ya, siap-siap aja dikecewakan.

Kapan terakhir putus?

Pertanyaan ini mengarah ke tujuannya berpacaran. Yap, kita bisa menyelidiki niat awalnya berkenalan sama kita. Kalau baru seminggu atau dua minggu lalu, wah, jangan-jangan dia hanya mencari pelarian, aja.

Ini Bedanya Bosan atau IlFeel dengan Pacar

Ini Bedanya Bosan atau IlFeel dengan Pacar Citacinta
Kata orang, sih, kalau merasa bosan dengan pacar, jangan buru-buru bilang putus. Soalnya, bosan itu bersifat sementara dan wajar terjadi dalam setiap hubungan. Tapi, kalau dibiarkan, ya, bisa berlanjut menjadi hilang feeling dan mengancam hubungan. Sebelum terlambat, kenali, nih, perbedaannya…

Intensitas Pertemuan
Bosan: Merasa malas bertemu dengan dia setiap hari, tapi begitu nggak mendengar kabarnya lebih dari dua minggu langsung merasa kangen.

Il-feel: Merasa bersyukur ketika nggak bertemu dengan dia dalam waktu lama. Malah Anda berharap kalau si dia harus pindah kota. Nggak masalah, deh, meskipun kita harus LDR.

Komunikasi
Bosan: Setiap menerima telepon atau SMS/BBM dari dia, Anda hanya menjawab singkat. Bahkan sering kali ada jeda waktu yang panjang untuk membalasnya.

Il-feel: Malas menjawab telepon atau menanggapi SMS/BBM-nya. Terkadang Anda malah mematikan telepon secara sepihak. Ketika ditanya, Anda beralasan sedang sibuk atau ketiduran.

Ketika Bertemu Langsung
Bosan: Anda lebih banyak diam atau malah sibuk sendiri bermain smartphone.

Il-feel: Anda malah mencari kesalahannya, sering marah-marah, atau sengaja memulai pertengkaran.

Rasa Kangen
Bosan: Ketika melihat foto-foto berdua dengannya ataupun membaca SMS-SMS lama darinya, Anda merasa kangen dan berharap bisa mengulang kejadian itu lagi.

Il-feel: Nggak merasa kehilangan ketika SMS-SMS lama darinya nggak sengaja terhapus. Bahkan ketika melihat foto-foto lama, Anda malah berpikir kenapa dulu mau melakukan hal itu dengan si dia.

Godaan Pria Lain
Bosan: Ketika melihat cowok keren, tanpa sadar Anda membandingkannya dengan si dia dan mencari kelebihan masing-masing

Il-feel: Ketika melihat cowok keren, Anda berharap menjadi pacarnya dan semakin yakin kalau si dia nggak punya kelebihan dibanding cowok itu.

Aturan Bertemu Keluarga Besar Si Dia

Hari raya sering menjadi momen yang tepat untuk memperkenalkan pasangan kepada keluarga besar. Apalagi jika hubungan sudah terjalin cukup lama dan mengarah ke jenjang yang lebih serius. Jika Lebaran kali ini si dia mengajak Anda  bertemu keluarga besarnya, nggak perlu panik. Anda bisa diterima dengan baik asal…


Nggak asal kenalan

Ketika dikenalkan kepada keluarganya, jangan asal salaman saja, tuh. Tunjukkan kalau Anda memang berniat mengenal mereka lebih jauh dengan menjabat erat tangan mereka. Jangan lupa menatap mata mereka sambil tersenyum agar Anda terlihat menghargai mereka.

Berusaha menghafal

Dikenalkan kepada beberapa orang sekaligus terkadang memang bikin pusing. Apalagi jika Anda termasuk orang yang mudah lupa. Karena itu, coba hafalkan nama dengan ciri yang mereka punya saat berkenalan. Minta juga kepada si dia untuk membantu Anda mengingat nama-nama anggota keluarganya.

Bebas ponsel
Ada saatnya si dia meninggalkan Anda sejenak untuk bertemu saudaranya. Meskipun bikin Anda bingung dan mati gaya, jangan menjadikan ponsel sebagai pelarian. Asyik sendiri dengan ponsel malah membuat keluarga si dia yang ingin mengenal Anda lebih jauh jadi mengurungkan niatnya. 

Jangan berbohong

Jawab pertanyaan dari keluarga si dia dengan ramah dan jangan pernah berbohong di depan mereka. Meskipun prestasi atau pekerjaan Anda biasa saja, nggak perlu, kok, mengarang cerita hanya untuk terlihat keren. Kejujuran Anda akan menjadi nilai tambah di mata keluarga besarnya. Just be yourself!

Pilih topik ringan
Jika ingin berusaha dekat dengan mereka, carilah topik-topik ringan, misalnya seputar dunia hiburan atau kejadian lucu sehari-hari. Jangan memunculkan topik yang bisa mengarah ke tema kontroversial, seperti SARA, apalagi jika Anda tahu pola pikir keluarganya beda jauh dengan Anda. Bisa-bisa malah muncul adu pendapat yang melibatkan emosi, tuh.

Komplain belakangan
Merasa ada anggota keluarganya yang membuat Anda nggak nyaman? Hindari membicarakannya langsung kepada si dia saat itu juga. Selain komplain Anda bisa saja terdengar anggota keluarga lain, Anda juga bikin si dia nggak nyaman.

5 Hal Pantang Dilakukan Pas Nge-date



Senangnya bukan main saat gebetan akhirnya mengajak jalan. Biar acara nge-date kita sukses, jangan lakukan beberapa hal ini di depan si dia. Dijamin, ajakan kencan selanjutnya pasti cepat datang!


Sibuk dengan Handphone
Iya, sih, kita memang gatal banget pengin cerita sama sahabat tentang acara nge-date, tapi tahan dulu, deh sebentar. Chatting sama sahabat pasti akan memakan waktu lama. Masa iya, si dia dibiarkan hanya diam aja? Lagipula, sibuk sendiri sama gadget bakal bikin dia tersinggung, karena merasa diacuhkan. Wah, gawat nantinya!

Terlalu Banyak Nanya

Sebenarnya kita hanya ingin mengenal, tapi kalau terus menerus bertanya, bisa-bisa dia menganggap sedang diintrogasi oleh polisi. Boleh tanyakan hal pribadi, seperti tentang keluarga, lalu kembangkan biar topik tersebut seru dibahas. Pantang juga, tuh terlalu banyak membicarakan diri sendiri. 

Baju Terlalu Terbuka
Boleh aja, sih tampil seksi, tapi nggak berarti berpakaian terlalu terbuka, kan?  Kenakan baju yang memang nyaman dipakai. Yang penting, nggak membuat dia jadi memiliki anggapan buruk tentang kita. Jangan juga menggunakan parfum dengan bau terlalu menyengat ya. 

Mengeluh Tentang Tubuh
Walau Anda saat itu sedang berjerawat, hindari mengeluh terus menerus tentang jerawat tersebut. Anda hanya akan terlihat nggak pede. Cowok manapun paling anti sama cewek nggak pede.

Membicarakan Mantan
Nggak perlu, lah membicarakan tentang mantan dengan gebetan. Apalagi Anda baru mengenalnya. Dia juga pasti nggak mau tahu, kok. Bahkan, bisa-bisa si dia berpikir Anda masih terjebak masa lalu. Masih banyak obrolan yang lebih seru untuk dibahas, misalnya tentang hobi.

Touch Up Makeup
Kita pasti ingin tampil cantik di depan gebetan, tapi nggak perlu sampai merapikan make up di depan dia. Minta izin sebentar untuk ke toilet jauh lebih sopan.

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Label